Rabu, 02 Oktober 2019

Olimpiade 2020 akan Terapkan Sistem Pengenal Wajah Sebagai Bentuk Meningkatkan Keamanan

Batas Berita - Meski penyelenggaraan Olimpiade 2020 masih terbilang jauh, namun beberapa persiapan telah dilakukan dengan matang. Salah satu persiapan yang ada di perhelatan olahraga terbesar itu ialah sistem pengenal wajah.
Pihak penyelenggara telah melakukan kerja sama dengan dua perusahaan yakni NEC dan perusahaan ternama asal Amerika Serikat Intel.
"Intel bekerja sama dengan NEC untuk menyediakan sistem pengenalan wajah berskala besar untuk Olimpiade," kata Ricardo Echevarria, manajer umum program Olimpiade Intel, dikutip dari CNET, Rabu (2/10).
Sistem ini dirancang untuk memastikan verifikasi keamanan. Orang yang menggunakan sistem, akan didaftarkan melalui foto dari ID yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah setempat.
Nantinya, ratusan sistem pengenal wajah akan disebar di sekitar fasilitas Olimpiade. Dengan cara tersebut, pihak penyelenggara berharap dapat mempercepat pemeriksaan untuk menghindari antrian yang panjang dan tentunya memberikan rasa aman bagi para pengunjung, atlet, dan orang-orang di sekitar venue.
Kendati begitu, pihak penyelenggara memastikan data pribadi yang telah digunakan tetap dalam perlindungan dan dipastikan keamanannya.
"Semua data pribadi dikelola dan digunakan dengan tepat selama pertandingan dan dihapus dengan aman setelah itu dalam kondisi yang ketat," kata penyelenggara.
Perlu diketahui, Olimpiade 2020 Tokyo adalah yang pertama dengan menggunakan sistem pengenal wajah.

Sumber : Akurat.co

Terungkap! 3 Manfaat Misi Pendaratan Manusia ke Bulan

Batas Berita - Lima puluh tahun lalu, tepatnya 20 Juli 1969, para Astronot berhasil melakukan pendaratan di Bulan melalui misi Appollo. Ini kemudian menjadi tonggak bersejarah yang memengaruhi kehidupan manusia. Perjalanan ke Bulan itu memakan biaya 200 miliar dollar AS atau Rp2.800 triliun. Beruntung, misi Apollo membawa dampak signifikan bagi kehidupan manusia di Bumi. Apa saja:
Teknologi Nirkabel
Sejumlah alat yang dibawa oleh para Astronot adalah alat-alat yang mudah dibawa, ringkas dan ringan. Bahkan, alat-alat tersebut harus bisa beroperasi tanpa kabel meski memerlukan aliran listrik. Riset yang dilakukan dan percobaan alat-alat tersebut di Luar Angkasa ternyata berguna hingga sekarang. Sejak tahun 70an, alat-alat rumah tangga maupun elektronik sudah mengadopsi teknologi nirkabel.
Penyulingan atau Pemurnian Air
Teknologi pemurnian air yang dipakai di dalam pesawat Apollo sekarang digunakan untuk membunuh bakteri, virus dan ganggang yang hidup dalam air. Program ini menjadi pelopor penggunaan teknologi bebas-klorin berdasarkan ion perak dan banyak digunakan pada kolam renang dan air mancur di seluruh dunia.
Baju Tahan-Api

Kecelakaan Apollo 1 kala latihan terbang pada tahun 1967 telah membunuh tiga Astronot di dalamnya dan merusak program Luar Angkasa AS. Tetapi, dari peristiwa ini NASA mengembangkan baju yang berbahan tahan-api. Nah, model baju yang dipakai para Astronot itu ternyata diadopsi oleh petugas pemadam kebakaran.


Sumber : Akurat.co

Zidane: Gol Pertama Brugge Ke Gawang Madrid Yang Dijaga Oleh Courtois Layak Jadi Bahan Tertawaan

Batas Berita - Real Madrid kembali harus menelan hasil mengecewakan di lanjutan kompetisi Liga Champions Eropa musim 2019-2020. Setelah sebelumnya dipaksa menelan kekalahan memalukan 3-0 dalam lawatan ke markas Paris Saint-Germain, El Real kini hanya mampu memetik hasil imbang 2-2 saat menjamu Club Brugge di kandang.
Penampilan Real Madrid di 45 menit pertama menjadi sorotan utama. El Real seakan tak menunjukkan kapasitas sebagai tim raksasa, dan dengan mudah memberi kesempatan kepada tamunya untuk mencetak dua gol di babak pertama.
''Gol pertama yang kami telan memang pantas dijadikan bahan tertawaan,'' buka Zidane usai pertandingan, seperti dilansir Marca.
''Di saat mereka (Club Brugge) berhasil mencetak gol pertama, seakan itu menjadi pemompa semangat bagi mereka. Sedangkan kami justru bermain semakin buruk, sehingga mereka bisa mencetak gol kedua mereka.''
Zinadine Zidane sendiri tak bisa merasa sepenuhnya puas dengan penampilan yang ditunjukkan anak asuhnya. Namun pelatih asal Prancis tersebut bersyukur anak asuhnya berhasil bangkit di babak kedua dan mengejar ketertinggalan.
''sejujurnya saya sangat puas dengan permainan kami di babak kedua. Ini bukan hasil yang baik, tetapi kami berhasil bereaksi dengan cukup baik,'' kata Zidane.
''Kami tidak bisa sepenuhnya senang, karena kami menunjukkan penampilan yang sama sekali berbeda di tiap 45 menitnya.''
Perbedaan performa yang sangat terasa terjadi di bawah mistar gawang El Real. Alphonse Areola yang diturunkan pada babak kedua untuk menggantikan Thibaut Courtois, dianggap menjadi kunci keberhasilan Madrid menghindar dari kekalahan.
Penampilan nya yang sangat meyakinkan, membuat lini pertahanan El Real tak ragu untuk maju jauh ke depan guna memberi dukungan pada lini serang. Buktinya, Dua gol penyeimbang El Real dicetak oleh para pemain bertahan.
Sergio Ramos menjadi pencetak gol pertama El Real di laga ini dengan tandukan kepala. Sedangkan gol penyeimbang Madrid dicetak oleh gelandang bertahan asal Brasil, Casemiro, di menit 85.[]

Sumber : Akurat.co

Buruh Minta Berlakukan Lagi Jamsostek Dan Juga Buruh Tuntut Pembubaran BPJS Kesehatan


Batas Berita - Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang tergabung dalam aksi buruh di DPR/MPR menyampaikan tuntutan agar BPJS Kesehatan dibubarkan karena defisit anggaran tidak dapat diatasi dengan kenaikan iuran.

"Defisit BPJS enggak bisa diatasi dengan naiknya iuran dan sebagainya karena mengunci di peraturan perundang-undangannya, UU No.40 2004 dan UU No.24 2011. Itu sudah mengunci sehingga hak pekerja mudah disclaimer, tidak melekat menjadi jaminan sosial yang diatur dalam UU No.13 2003 bahwa jaminan tenaga kerja itu hak tenaga kerja," kata Ketua Umum SPN Joko Haryono saat memimpin aksi massa dari serikat pekerja tersebut untuk bergerak menuju pintu depan DPR/MPR RI di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Ia mengatakan pada praktiknya jaminan kesehatan tenaga kerja susah didapatkan kecuali jika pengusaha atau perusahaan tempat buruh bekerja mendaftar dan membayar iuran secara rutin.

"Seharusnya hak itu tidak bisa disyaratkan seperti itu. Hak itu melekat karena diatur di UU 170 tentang kesehatan dan keselamatan kerja," katanya.

Sehingga, jika terjadi kecelakaan pada saat bekerja atau baik pekerja dan keluarga sakit, seharusnya pekerja tersebut mendapat layanan tanpa dikaitkan dengan kemungkinan iurannya yang disetorkan perusahaan sudah didaftarkan dan sudah lunas atau belum.

"Di UU No.40 maupun BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa peserta adalah setiap orang, termasuk orang asing yang sudah tinggal lebih dari 6 bulan. 
Karena itu, kemungkinan tunggakan atau tanggung jawab pengusaha juga diatur, bahwa pengusaha mendaftarkan pekerjanya dan membayar iuran," katanya.

Sehingga jika terjadi penunggakan, pengusaha seharusnya mendapat hukuman dengan membayar utang iuran dan dendanya, selain juga mendapat sanksi administrasi dengan kemungkinan pidana delapan tahun.

Pekerja dan keluarganya, kata dia, semestinya mutlak mendapatkan jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hati tua, jaminan pensiun maupun pesangon.

Namun, pada kenyataannya pekerja tidak mendapatkan hak mutlak tersebut karena pelanggaran dan kelalaian perusahaan untuk mendaftarkan dan membayarkan iuran bagi pekerja.

Oleh karena itu, SPN dalam unjuk rasa tersebut menuntut pembubaran BPJS Kesehatan dan menuntut diberlakukannya kembali JamsostekAskesJamkesda, Jamkesma atau Taspen, karena UU No.49 2004 melikuidasi semua lembaga jaminan sosial yang sebelumnya ada, kemudian mengubahnya menjadi satu, yaitu BPJS Kesehatan. []


Sumber : Akurat.co

Argo Yuwono: Mereka Berani Menyerang Polisi Dan Dinyatakan 7 Perusuh Pakai Narkoba

Batas Berita - Polda Metro Jaya meringkus 519 orang perusuh dalam aksi unjuk rasa mahasiswa pada Senin (30/9/2019) malam di kawasan Gedung DPR RI.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan, para perusuh yang ditangkap digiring ke Mapolda Metro Jaya untuk dimintai keterangannya dan dites urine. Hasilnya, tujuh orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.
"Jadi narkoba itu untuk menghilangkan rasa takut ya. Makanya mereka berani menyerang polisi," tutur Argo kepada AKURAT.CO, Rabu (2/10/2019).
Argo melanjutkan, perusuh yang positif menggunakan narkoba akan diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Namun demikian, kata Argo untuk kasus kericuhan di Gedung DPR RI merupakan wewenang Direktur Reserse Kriminal Umum.
"Yang tangani memang Reserse Narkoba (yang positif)," ujarnya.
Tujuh perusuh yang positif narkoba yakni, FK (15), FR (17), GR (17), MR (17), IP (22), BS (18) dan MA (18). []

Sumber : Akurat.co

Senin, 30 September 2019

Bank BJB Siap Hadapi Era Perbankan Digital

Salam sejahtera bagi pembaca Suara Rakyat, kali ini saya akan memberikan berita terhangat yang Saya baca di artikel artikel terkait, Di tengah perkembangan arus digitalisasi yang melaju semakin kencang, industri perbankan dituntut untuk terus melakukan inovasi dalam rangka merespon kebutuhan konsumen. Perubahan di berbagai lini kehidupan membuat masyarakat sebagai konsumen produk dan jasa perbankan juga membutuhkan layanan transaksi keuangan yang serba mudah dan cepat.


Terpilihnya jajaran manajemen baru di Bank BJB diharapkan dapat menjawab tantangan perkembangan digital di tengah persaingan yang kian kompetitif. Saat ini, jajaran direksi dipimpin oleh Yuddy Renaldi sebagai Direktur Utama, Agus Mulyana sebagai Direktur Kepatuhan, Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Rio Lanasier sebagai Direktur IT, Treasury, dan International Banking, Suartini sebagai Direktur Konsumer dan Ritel serta Tedi Setiawan sebagai Direktur Operasional.


Sementara jajaran komisaris diisi Farid Rahman sebagai Komisaris Utama Independen, Eddy Iskandar Muda Nasution dan Muhadi sebagai Komisaris, serta Fahlino F. Sjuib dan Yayat Sutaryat sebagai Komisaris Independen.

Bank dengan kode emiten BJBR ini berhasil menorehkan kinerja positif pada Triwulan II 2019. bank bjb mencatatkan aset sebesar Rp120,7 triliun atau tumbuh sebesar 6,4% year on year yang didukung oleh penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp95,1 triliun atau tumbuh 7% y-o-y.


Total kredit meningkat 8,2% menjadi sebesar Rp78,2 triliun. Kinerja bisnis tersebut membuat bank bjb berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp803 miliar. Berbagai hasil positif ini diperoleh berkat komitmen bank bjb untuk senantiasa meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.


Berbagai terobosan terus dilakukan guna merespon kebutuhan nasabah akan kemudahan dan kecepatan transaksi keuangan.


”Peningkatan layanan diharapkan menjadi pondasi bank bjb  untuk mencapai visi menjadi 10 bank terbesar dan berkinerja baik di Indonesia lewat bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Direktur Utama bank bjb pada sesi pemaparan kinerja dalam acara Analyst Meeting Triwulan II 2019 di Jakarta, Kamis (25/7/2019).


Dalam konteks memenuhi kebutuhan transaksi digital, bank bjb  telah melakukan berbagai langkah strategis. Untuk percepatan bisnis dan peningkatan layanan kepada nasabah, bank bjb akan melakukan pengembangan digitalisasi produk dan layanan, dengan rencana pengembangan jangka pendek yang akan dilakukan yaitu melakukan akselerasi pembangunan beberapa produk dan layanan elektronik serta digital banking antara lain: Pengembangan e-money server based untuk transaksi menggunakan QR Code.


Perluasan fitur dari mobile banking bank bjb termasuk bjb Digi yang lebih user friendly. Integrasi bisnis digital dengan perusahaan Fintech termasuk e-commerce. Self service banking machine atau e-kiosk dan transaksi menggunakan chat bot. Sedangkan untuk pengembangan jangka panjang dalam digitalisasi layanan, bank bjb akan mengoptimalkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam bentuk elektronifikasi layanan pengelolaan keuangan daerah, antara lain digitalisasi layanan publik, digitalisasi Pemerintahan Daerah dan mendukung program Smart City. Beberapa program kolaborasi dengan Pemerintah Daerah yang telah berjalan antara lain layanan Pembayaran PBB-P2, E-Channel Samsat (E-Samsat), Tabungan Samsat (T-Samsat), Samsat Jawa Barat Ngabret/Bergerak Cepat (SAMSAT J’bret), Samsat Banten Hebat (SAMBAT), Internet Banking Corporate (IBC) dan Kartu Kredit Pemerintah (KKP).


"Kami meyakini di dalam setiap perubahan akan selalu ada peluang dan tantangan untuk dihadapi. bank bjb siap menghadapi tantangan-tantangan baru ini dan membuktikan bahwa bank bjb merupakan bank yang adaptif dan dinamis dalam merespon kebutuhan layanan transaksi nasabah,"  ujar Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.



Sumber : Ayobandung.com

Jumat, 20 September 2019

Agus Mulyana Jabat Plt Dirut Bank BJB

Batas Berita - Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB), Agus Mulyana ditunjuk menjadi pelaksana tugas (plt) direktur utama (dirut) menyusul diberhentikannya Ahmad Irfan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

RUPSLB juga menetapkan akan membuka seleksi calon dirut baru until menjalankan visi baru perseroan sebagai agen pembangunan daerah pun dalam meningkatkan penetrasi kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Dirut baru hasil fit and proper test akan dilantik Maret (2019) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Tetapi sesuai ketentuan OJK, posisi dirut tidak boleh kosong. Jadi ada rangkap jabatan oleh direktur kepatugan sebagai plt dirut,” ucap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Bandung, Selasa (11/12).

Di dalam agenda perubahan pengurus RUPSLB hari ini, pemegang saham menyetujui perubahan pengurus Perseroan yaitu memberhentikan dengan hormat Ahmad Irfan selaku Direktur Utama Bank BJB terhitung sejak ditutupnya Rapat dan Pemberhentian Agus Gunawan selaku Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB yang wafat pada tanggal 9 November 2018. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Komisaris Utama Independen Bank BJB Klemi Subiyantoro beserta dua Komisaris Independen Bank BJB Rudhyanto Mooduto dan Suwarta.

Sementara itu, Suartini selaku Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB akan rangkap melaksanakan tugas dan tanggung jawab Direktur Komersial dan UMKM perseroan. Adapun pengurus lainnya tidak mengalami perubahan yaitu Nia Kania sebagai Direktur Keuangan dan Fermiyanti sebagai Direktur Operasional serta Muhadi sebagai Komisaris Bank BJB dan Yayat Sutaryat sebagai Komisaris Independen Perseroan.

“Mendapat mandat RUPS merangkap sebagai dirut. Hal biasa dalam organisasi. Saya akan terus menjalankan program-program yang sudah dibangun oleh Pak Ahmad Irfan, dan akan memerbaiki jika ada kekurangan,” tukas Agus Mulyana.

Agus Mulyana menjabat Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank BjB sejak Mei 2015. Pria kelahiran Bandung tahun 1964 ini sebelumnya pernah menjadi Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB pada periode 2014 – 2015, dan Pemimpin Kantor Wilayah III Bank BJB sepanjang 2013 – 2014.