Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Januari 2020

Ini 5 Tips Jitu jadi Rekan Kerja yang Lebih Open-minded

Batas Berita - Keberagaman di dalam sebuah lingkungan kerja adalah hal yang sangat wajar. Meskipun mengetahui hal ini, banyak orang yang masih belum menyadari dan kerap memilih untuk bekerja untuk dirinya sendiri. Padahal jika kesadaran akan keberagaman tumbuh subur dalam lingkungan kerja, maka stres dapat turun secara drastis dan produktivitas dapat meningkat. Salah satu hal yang layak dilakukan adalah dengan meningkatkan pemikiran Open-Minded sehingga tercipta suasana kerja yang inklusif.
Dilansir dari berbagai sumber oleh AKURAT.CO, ini tips jitu untuk jadi Rekan Kerja yang lebih terbuka sehingga mampu bekerja bersama dengan baik.
1. Terhubung dengan orang baru
Menjadi lebih terbuka dan inklusif tidak harus melakukan sebuah aktivitas yang berdampak besar. Kamu hanya cukup menyapa orang-orang di sekitar meja kerjamu yang tidak pernah atau jarang kamu sapa sebelumnya. Makan siang bersama dengan orang yang berada jauh jaraknya dengan meja kerjamu atau pergi bersama dengan orang yang jarang kamu temui saat rapat perusahaan. Sehingga, kamu bisa lebih terhubung dengan orang-orang baru di lingkungan kerjamu.
2. Dengarkan dan beri tanggapan
Satu hal yang membuat banyak orang cepat sekali menghakimi pendapat orang lain sehingga menutup kemungkinan situasi yang inklusif adalah ketidakmampuan untuk mendengar. Aktivitas ini memang terlihat mudah, tetapi penerapannya sulit sekali. Mendengar mencakup beberapa kegiatan kecil mulai dari mengerti apa yang dibicarakan orang lain, antusias, hingga memberikan tanggapan yang sesuai. Kuncinya, berikan ruang yang luas dan nyaman untuk rekan kerjamu berbicara.
3. Perkuat ide Rekan Kerja
Lingkungan kerja memang didesain menjadi lingkungan yang kompetitif. Namun banyak orang berkompetisi untuk diri mereka sendiri. Padahal, sejatinya, untuk menjadi tim yang inklusif dan terbuka, ide dan gagasan setiap orang selalu berharga. Memberikan dukungan penuh dan semangat kepada ide dan gagasan orang lain adalah salah satu cara paling sederhana untuk mewujudkan lingkungan yang inklusif dan meningkatkan rasa keterbukaan. Jika memang ada yang kurang, beri kredit gagasan tersebut dan perkuat gagasannya dengan idemu.
4. Jangan ragu ajukan pertanyaan
Jika lingkungan kerja semakin terhubung, salah satu dampak yang bisa kamu lihat adalah kamu akan mengetahui kebiasaan dari rekan kerjamu. Dengan begitu, kamu bisa lebih banyak belajar dan terlibat dengan mereka. Ketika kamu mendapati rekan kerjamu tidak menggunakan headset yang biasa dipakainya, maka jangan pernah ragu untuk bertanya. Terkadang, hal tersebut bisa saja berdampak pada hal-hal yang bersifat sensitif. Namun, bisa juga hal tersebut membuka jalan menuju keterbukaan.
5. Gunakan bahasa dan nada yang datar ketika berbicara
Setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Maka, tak heran jika setiap orang juga memiliki makna yang berbeda dalam bahasa yang digunakan. Menggunakan nada tinggi tidak menunjukkan efek apa pun bagi sebagian orang, namun bagi sebagian orang lain, nada tinggi menjadi tanda orang tersebut sedang marah. Hal yang paling mudah untuk dapat terus terhubung dengan Rekan Kerja adalah terus awasi penggunaan bahasa ketika berkomunikasi dan gunakan nada bicara datar yang tidak menimbulkan makna apa pun.
Berpikiran Open-Minded sehingga menghasilkan inklusivitas sering kali menjadi topik kecil yang tidak dihiraukan dalam sebuah perusahaan. Padahal, topik ini dapat menimbulkan perubahan yang begitu besar bagi perusahaan.

Sumber : Akurat.co

Selasa, 02 Juli 2019

Tetap Cuan, 5 Usaha ini Tak Lekang Diterpa Gelombang Digitalisasi

Batas Berita - Gelombang digitalisasi datang dengan membawa manfaat baik yang begitu besar sekaligus dampak buruk bagi masyarakat. Salah satu dampak yang dapat terlihat adalah meredupnya beberapa jenis bisnis, seperti taksi konvensional, surat kabar, ojek konvensional, dan lain sebagainya.
Tetapi dari sekian banyak bisnis yang tergerus oleh digitalisasi, beberapa bisnis berikut tetap teguh dan kokoh dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan bisnis-bisnis yang tetap kokoh meski diterpa digitalisasi.
1. Jasa cuci pakaian atau laundry
Usaha laundry memang tidak akan pernah lekang oleh waktu, bahkan peminatnya pun semakin banyak. Kesibukan menjadi alasan utama seseorang akhirnya menyerahkan pakaiannya ke jasa laundry, selain malas tentu saja. Tidak hanya ada di kota-kota besar, kota kecil atau pun di desa-desa, penjualan jasa cuci memiliki peminat yang terus meningkat.
2. Jasa menjahit
Meski gelombang digitalisasi yang terus bertumbuh, jasa jahit-menjahit tak pernah tergerus. Bahkan, era digital membantu bisnis ini untuk mendapatkan pelanggan yang lebih luas dan beragam. Selain itu, era digital juga membuat penjahit bisa berinovasi dengan berbagai pilihan jahitan yang diinginkan.
3. Pengrajin mebel
Kehadiran teknologi digital juga tidak memengaruhi kinerja bisnis mebel. Dulunya, pengrajin mebel memang didominasi oleh para orang tua. Tetapi, sekarang banyak juga orang muda yang mulai menggeluti profesi ini. Selain karena bsinis ini tak akan pernah lekang oleh waktu, pengrajin mebel juga bisa mengembangkan kreativitasnya dalam setiap produknya.
4. Servis elektronik
Teknologi boleh jadi selalu berkembang. Bahkan, teknologi bisa melebihi kecerdasan pembuatnya. Tetapi, yang namanya buatan manusia pasti ada celahnya dan pasti memiliki masa kadaluarsanya. Ketika kadaluarsa, akan dibuang atau diperbaiki. Jika ingin diperbaiki, kamu akan membutuhkan jasa servis elektronik. Itulah mengapa servis elektronik susah untuk digusur dengan perkembangan digitalisasi.
5. Cuci mobil atau motor
Hampir sama dengan jasa cuci pakaian, alasan utama orang menggunakan jasa untuk mencuci kendaraannya adalah karena kesibukan. Tak heran jika jasa ini terus mendapat pelanggannya. Bahkan, jasa ini juga bisa dikombinasikan dengan bisnis yang lain seperti kuliner, pakaian, dan lain sebagainya.
Itulah berbagai ide bisnis yang tak akan lekang oleh arus digitalisasi. Bahkan dunia digital bisa dikombinasikan dengan bisnis-bisnis tersebut agar menambah pemasukan. []


Sumber : Akurat.co